Golkar : Prabowo Melakukan Penggalangan Dana, Pencitraan Tidak Didukung Cukong

Persaingan politik dalam menghadapi pemilu pemilihan presiden tahun 2019 mendatang rupanya sudah muai memanas. Masing-masing partai mengeluarkan visi dan misinya, serta tak lupa kampanye untuk meraih simpatisan untuk bisa terus melaju ke pemilu sebagai Capres maupun Cawapres. Berbagai kampanye telah diserukan, masing-masing partaipun telah mengemukakan rencana akan mengusung calon presiden yang mana.

Golkar - Prabowo Melakukan Penggalangan Dana, Pencitraan Tidak Didukung Cukong

Sama seperti partai lain, Ketua Umum partai Gerinda Prabowo Subianto juga melakukan kampanye. Dengan meluncurkan sebuah aplikasi guna penggalangan dana untuk perjuangan politik yang akan dijalani. Aplikasi yang memiliki nama @GALANGPERJUANGAN ini, dimaksudkan untuk perjuangan didunia politik. Yang akan ia perjuangkan demi rakyat, untuk rakyat dan juga dari rakyat.

Namun tanggapn miring datang dari partai Golkar yang menilai jika adanya aplikasi penggalangan dana yang diupayakan oleh Prabowo merupakan sebuah pencitraan bahwa tidak ada cukong atau pemilik modal dibelakangnya. Bukan hanya itu, menurut Wasekjen dari partai Golkar Sarmuji mengatakan jika Prabowo memiliki dua tujuan sekaligus yakni mendpatkan logistik dan membangun citra tidak adanya cukong dibelakangnya. Tak heran jika apa yang diupayakan oleh Prabowo Subianto menjadi sebuah kontroversi dalam dunia politik.

Sarmuji meyakini jika upaya yang dilakukan Prabowo tidak akan dengan mudah bisa tercapai. Mengingat penggalangan dana berurusan langsung dengan dukungan rakyat. Sementara itu, dukungan untuk Prabowo saat ini masih dalam tahap yang terhitung lemah, jika menilik kebelakang di pilpres tahun 2014 kemaren terlihat dengan jelas jika Prabowo subianto kalah saing dengan partai lain. jasa penulis artikel

Meskipun demikian, Sarmuji mengapresiasi penggalangan dana politik yang dilakukan oleh Prabowo, ia mengatakan jika penggalangan dana untuk perjuangan politik haruslah diakukan secara transparan, agar tidak disalahgunakan.

“Penggalangan dana untuk tujuan perjuangan politik itu terlalu konvensional, menurut saya. Karena saya akan mendorong partisipasi nonfinansial dan memenangkan Pak Jokowi sebagai Calon Presiden Golkar,” ujar Samuji.

“Jika memang tujuannya untuk memenangkan hati rakyat, ada baiknya rakyat melakukannya dengan dana yang dikumpulkan sendiri tanpa harus mampir di tim Capres. Karena sangat raaan untuk disalah gunakan, jadi dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakat.”

Aplikasi @GALANGPERJUANGAN untuk politik yang Prabowo luncurkan, ia mengumumkannya secara resmi di akun Facebook. Pada hari Jumat (22/6) AKUN Facebok Prabowo Subianto mengunggah sebuah video dengan durasi waktu 19 menit 46 detik, membahas tentang peluncuran gerakan galang danan tersebut.

Pada video yang ia unggah, ia menuliskan deskripsi dengan judul ‘Prabowo Subianto Ummkan Gerakan @GALANGPERJUANGAN’. Bukan hanya itu, Prabowo juga menyatakan jika aplikasi yang ia luncurkan sebagai sarana untuk penggalangan dana yang ditujukan secara khusus guna mendukung perjuangan politik bagi Prabowo dan Partisipan untuk memperbaiki kondisi negara, rakyat dan juga bangsa Indonesia.

Baca juga artikel kami mengenai: ternyata kader golkar kenal pengatur proyek bakamla dari tb hasanuddin ini beritanya

Pengantar yang ia tuliskan dalam video yang menuai kontroersi juga tertulis sebagai tempat untuk mendukung kegiatan politik yang akan ia lakoni di tahun 2019 nanti. Jika saat pemilihan presiden tahun 2014 yang lalu Prabowo kalah suara, tahun depan Praowo akan terus berusaha utuk mendapatkan simpatisan yang siap mendukug langkahnya menuju kursi presiden.

Berbagai upaya dilakukan oleh Prabowo Subianto agar bisa menarik hati rakyat untuk memilihnya dalam ajang Pilpres 2019. Jauh-jauh hari, Prabwo beursa mengkampanyekan gerakan yan bisa membangun bangsa indonesia ini menjadi lebih baik, dan bebas dari hutang. Bukan hanya itu, kesejahteraan rakyat juga menjadi salah satu prioritas Prabowo Subianto.

Sumber berita: https://news.detik.com/berita/4078475/prabowo-galang-dana-golkar-pencitraan-tak-didukung-cukong

https://sahabatartikel.co.id/

Gerakan Golkar Jokowi Siap Satukan Suara Menangkan Pilpres 2019

Golkar Jokowi atau biasa disebut Gojo mulai melebarkan sayapnya untuk membentuk relawan ke sejumlah wikayah di Indonesia. Tuna Loin supplier Indonesia. Setelah mengawali pengukuhan relawan ke berbagai daerah di DKI Jakarta, Gojo mulai bergrilya sampai ke provinsi lain.

Gerakan Golkar Jokowi Siap Satukan Suara Menangkan Pilpres 2019

Rizal Mallarangeng yang merupakan Koordinator Naional Relawan Gojo, berkata bahwa dalam waktu dekat ini, ia menginginkan relawan Gojo bisa menjadi relawan nasional. Tuna Loin supplier Indonesia Ia juga menambahkan bahwa pilot project di daerah awal yaitu DKI Jakarta akan dialihkan menuju provinsi lain juga. Pernyataannya tersebut sempat ia sampaikan pada kesempatan saat pelantikan relawan Gojo di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada hari minggu tepatnya tanggal 8 April 2018 silam.

Pelantikan tersebut adalah pengukuhan relawan Gojo yang kesekian pada wilayah Jakarta yang semakin meluas. Pengukuhan hampir dilakukan setiap minggu hanya untuk mencapai seluruh wilayah Jakarta saja. Tuna Loin supplier Indonesia.

Gerakan ini terus berkembang dari minggu ke minggu untuk mencapai target nasional. Hal ini karena desakan dari beberapa masyarakat yang siap menjadi relawan Gojo. Hal ini bertujuan agar Gojo bisa bergerak cepat untuk mencapai provinsi lain yang ada di Indonesia. Tuna Loin supplier Indonesia. Kalimantan timur, dan Aceh adalah provinsi yang terus meminta pelebaran sayap Gojo untuk bisa segera sampai pada wilayah mereka.

Tuna Loin supplier Indonesia. Rizal kembali menyampaikan bahwa banyak dari beberapa teman-temannya yang berada di provinsi lain seperti Kalimantan Timur, dan Aceh menanyakan perihal pergerakan Gojo ini bisa sampai pada wilayah mereka. “bahkan di wilayah Banda Neira yang merupakan pulau kecil bagian dari sejarah Indonesia ada yang meminta aktivasi relawan Gojo segera,” tambah Rizal saat itu.

Saat ditanyakan mengenai adakah komunikasi yang instens terjadi antara Gojo dengan Jokowi atas rencana pergerakan masif ini. Tuna Loin supplier Indonesia. Rizal hanya memberikan jawaban yang menutupi jawaban dan tetap merahasiakan.

“itu rahasia organisasi” jawabnya. Selain itu Koordinator Nasional Relawan Gojo ini menyatakan bahwa relawan Gojo juga akan merangkul setiap partai yang siap menyatukan suara untuk memenangkan Jokowi di Pilpres kali ini. Dengan kata lain relawan dari Gojo tidak hanya di peruntukkan pada anggota partai golkar saja, namun semua lapisan masyarakat. Tuna Loin supplier Indonesia.

Golkar membentuk gerakan Gojo yang berisi relawan yang ingin menyatukan suara demi kemenangan Presiden Joko Widodo di Pilpres pada tahun 2019 mendatang. Tuna Loin supplier Indonesia. Gerakan ini percaya bahwa Jokowi akan menjabat sebagai Presiden sekali lagi pada periode selanjutnya.

Tuna Loin supplier Indonesia. Rizal juga menguatkan keyakinannya dengan persiapan pendekatan yang kreatif yang akan digunakan Gojo untuk masyarakat. Hingga relawan akan muncul dari berbagai kalangan yang ada di Indonesia tanpa pandang bulu dan siap menangkan Jokowi untuk kembali menjadi Presiden pada Periode berikutnya.

Pada intinya gerakan Gojo ini bertujuan untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Lalu tujuan yang lainnya adalah mengangkat nama partai Golkar itu sendiri. Tuna Loin supplier Indonesia.

Demikianlah informasi yang didapat pada perbincangan yang berlangsung usai pelantikan relawan Gojo di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta pada hari minggu tanggal 8 April 2018 bersama dengan Koordinator Nasional Relawan Gojo yang bernama Rizal Malaranggeng. Rizal berharap gerakan relawan Gojo ini bisa berkembang secara nasional dalam waktu dekat untuk segera bisa menyampaikan kampanye sehat untuk Jokowi. Tuna Loin supplier Indonesia.

https://news.detik.com/berita/3959661/gojo-bentukan-golkar-siap-menangkan-jokowi-di-seluruh-indonesia

http://www.tunaloinsupplier.com/

Ngopi Elite di Toraja Bareng Golkar, Sepupu Nurdin Abdullah Ungkap Alasan Dukung IYL-Cakka

Sepupu Nurdin Abdullah (NA) Karaeng Joni Latippa memberi tahu alasannya mendukung kandidat Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di depan pengurus Partai Golkar Toraja Utara.

Karjo bercengkrama santai dengan beberapa pengurus Golkar Toraja Utara yang juga ngopi di tempat itu (Distributor Green Coffee). Ia menyebutkan alasannya menyokong IYL-Cakka daripada Nurdin Abdullah. Padahal dahulu, Karaeng Joni merupakan sosok yang ikut serta berperan mengantarkan Nurdin Abdullah di Pilkada Bantaeng.

“Dari empat pasangan yang maju, IYL-Cakka menawarkan program yang sungguh-sungguh terang, terukur dan solutif. Seperti rumah produktif di segala kecamatan,” katanya melewati rilis ke Tribun, Senin (14/5/2018).

Ia melanjutkan, IYL-Cakka betul-betul paham memberdayakan warga, sekalian mendorong peningkatan kesejahteraan melewati rumah produktif.

Baca juga: Politisi Golkar Hetifah Berharap Ada Transparansi Sumber Dana Kampaye dan Penggunaanya

“Bayangkan bagaimana perhatian IYL-Cakka untuk masa depan kita segala. Di rumah produktif, benar-benar menjadi lab mengasa kemampuan warga melewati pelbagai jenis keterampilan untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru,” ujarnya.

Bukan hanya itu, rumah produktif IYL Cakka juga menjadi rumah masa depan untuk warga. Karena, melewati program ini, warga tidak sekadar diberi bantuan sesaat, tetapi terus dilatih dan ditunjang untuk mandiri

“Jadi sekarang bukan hanya bantuan sesaat dibutuhkan, baru dilepas seperti itu saja. Warga itu mendambakan program seperti rumah produktif,” tambahnya.

Atas alasan itu, ia total mendukung IYL-Cakka.

“Apalagi perkataan yang keluar dari mulut pasangan ini dapat dipegang. Bukan plin-plan atau suka berdusta,” katanya.(*)

Sumber:

  • https://www.berkahgreencoffee.com/
  • http://makassar.tribunnews.com/2018/05/14/ngopi-bareng-elite-golkar-di-toraja-sepupu-nurdin-abdullah-ungkap-alasannya-dukung-iyl-cakka

Jogja Siap Gelar Munaslub Partai Golkar

Jogja Siap Gelar Munaslub Partai Golkar

Partai Golkar gelar Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub di kota Yogyakarta pada pertengahan Desermber lalu. Pada konferensi pers yang diselenggarakan pada awal Yogyakarta, Ketua Ormas MKGR DIY menyampaikan kesiapan penyelenggaraaan Munaslub partai berlambang beringin tersebut di Yogyakarta, tempatnya Kampung Inggris Jogja.

Drs Gandung Pardiman MM, selaku Ketua Oramas MKGR DIY dan juga Ketua Dewan Pertimbangan dari DPD Partai Golkar di DIY ini secara langsung menyebutkan bahwa pihaknya sudah siap menjadi penyelenggara atau tuan rumah acara besar tersebut. Ia dan pihaknya berjanji akan bekerja keras agar bisa menyelenggarakan acara tersebut dengan baik dan membuat para peserta Munaslub puas secara lahir batin selama di Yogyakarta.

Pada konferensi pers yang diselenggarakan di kawasan Jalan Imogiri Timur tersebut, Gandung juga menyebutkan bahwa Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah Munaslub kali ini karena ada 31 DPD I Partai Golongan Karya dari seluruh Indonesia yang menginginkan kotanya Kampung Inggris Jogja ini menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan Munaslub.

Selain hal tersebut, sarana serta prasarana yang ada di Yogyakarta juga telah memadai. Termasuk sudah adanya hotel di Yogyakarta yang bisa menyelenggarakan munaslub dengan menampung tamu yang lebih dari 4.000 orang tersebut.

Gandung juga menambahkan bahwa Yogyakarta sebagai salah satu pusat perubahan serta dinamika tentunya bisa memunculkan rasa persaudaraan yang ada pada sesama kader. Karena itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan berjuang agar Munaslub Partai Golkar ini berjalan damai, lancar dan tanpa ada masalah.

Apalagi jika mengingat bahwa DPD Partai Golongan Karya di Yogyakarta sudah berpengalaman dalam menangani hal-hal seperti Rapimnas. Hal tersebut diungkapkan oleh Gandung yang didampingi oleh jajarannya bahwa para kader di DIY sudah siap secara lahir maupun batin untuk memberikan pelayanan terbaik di Yogyakarta yang merupakan base-nya Kampung Inggris Jogja.

Baca juga artikel kami mengenai:  politisi golkar hetifah berharap ada transparansi sumber dana kampaye dan penggunaanya

Mengingat hal tersebut, Gandung percaya bahwa munaslub yang akan diselenggarakan di Yogykarta ini akan bisa berjalan damai dan aman. Selain itu, bisa juga menjadi suatu momentum yang membangun kembali kekuatan konsolidasi konstruktif di dalam partai. Sehingga nantinya Partai Golongan Karya dapat bangkit di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Dalam kesempatan ini, Gandung juga menyinggung soal 31 DPD yang sudah mendukung kepemimpinan Airlangga Hartarto. Dan DIY yang bisa dibilang sebagai pencetus tentunya harus siap untuk mendeklarasikannya baik di tingkat satu ataupun di tingkat dua.

Dukungan yang diberikan untuk Airlangga Hartarto ini tentunya telah dilandasi banyak pertimbangan. Salah satu yang menjadi pertimbangan yang ada adalah dinamika. Sudah waktunya partai besar sepertii Golkar ini untuk dipegang oleh seseorang yang penuh dinamika agar tercipta citra yang baik dan partai ini pun semakin dicintai oleh masyarakat.

Menutup konferensi pers yang dilaksanakan di Yogyakarta kotanya Kampung Inggirs Jogja tersebut, Gandung menyebutkan bahwa sudah sewajarnya seorang pemimpin partai memiliki beban yang berat, bukan malah membebani partai yang dipimpinnya. Baginya, hal tersebut sudah sewajarnya terjadi di semua partai politik yang ada di Indonesia, termasuk Partai Golkar.

Dengan ditutupnya konferensi pers tersebut, terbuka sudah jika Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggara Munaslub Partai Golkar yang saat ini dipimpin oleh Airlangga Hartarto. Dan menyambut pelaksaaan Munaslub tersebut, pihak DPD Partai Golkar di Yogyakarta sudah bersiap diri baik lahir maupun batin agar pelaksanaan Munaslub Partai Golongan Karya yang diselenggarakan di kotanya kampung inggris jogja ini dapat berjalan lancar.

Sumber: https://www.koranbernas.id/munaslub-partai-golkar-siap-digelar-di-yogyakarta/

Kaca Kantor DPD Golkar Sumbar Pecah Akibat Musda Ricuh

Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kabupaten Sijunjung, yang digelar di DPD Golkar Sumbar, Jalan Rasuna Said, Padang diwarnai kericuhan. Kericuhan disebabkan adanya kader yang menolak musyawarah daerah.

Musyawarah daerah digelar pada Pekan (15/4/2018) lalu. Sebelumnya Golkar Kabupaten Sijunjung telah menggelar Musda pada 2017 silam, tetapi tetap saja musyawarah perlu dilakukan kembali.

“Instruksi DPP memerintah untuk menggelar Musda kembali. Ini problem internal partai, yang terang Musda sepatutnya digelar,” kata Ketua DPD Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim saat dihubungi Langkan.id, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Golkar Bangga Ical Klaim Sumbangkan Kader ke Partai Lain

Meski telah terjadi kejadian sampai seperti itu, dia menganggap penolakan kader itu biasa. Hendra hanya menyayangkan adanya kerusakan yang terjadi karena kejadian itu.

Dampak kericuhan sejumlah kaca di DPD Golkar Sumbar pecah. Kericuhan juga merusak benda lainnya khususnya vas bunga. Kaca Film

“Dalam dunia reformasi biasa saja adanya penolakan. Yang salah kini kan ada yang merusak. Ini permasalahan internal partai,” imbuhnya. (Anto)

Sumber:

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melaksanakan tanya jawab dengan sejumlah kader Partai Golkar di Rakernas Partai Golkar. Moses, salah satu kader Golkar Papua Barat, bercerita soal susahnya listrik di Teluk Bintuni yang belum menyala seutuhnya.

“Pemerintah Jokowi telah cukup baik mengamanatkan RI terang, Papua jelas. Persoalannya ada salah satu kabupaten yang menjadi benar-benar terkenal, kini tempat Bintuni gelap (belum terang seutuhnya),” kata Moses di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (22/3).

Pertanyaannya seketika ditanggapi oleh JK. Eks Ketua Biasa Partai Golkar itu akan menginstruksikan PLN agar memeriksa distribusi listrik di wilayah yang dimaksud tersebut.

“Saya akan tanyakan PLN apa yang anda sarankan. Supaya Teluk Bintuni di sana (teraliri listrik). Member Golkar di DPR, itu menyatakan kepentingan tempat. Supaya anggota Golkar berkhasiat di DPR,” jawab JK.

Pertanyaan kedua timbul dari anggota Komisi C DPRD Maluku Anos Yeremias, yang juga kader Partai Golkar. Ia mempersoalkan dilema perikanan di Maluku yang dieksploitasi oleh sejumlah pihak, namun Anos tak menyebut secara detil pihak yang dimaksud.

“Di Aru, Maluku, ada 547 pulau. Ada 85 pulau berpenghuni. Cumi ikan luar umum melainkan dieksploitasi. (Masyarakat) hanya (bisa bagi hasil) Rp 2 miliar per tahun. Hingga hari ini bagi hasil dari bermacam sektor kurang adil karena tempat kami, sementara pendapatan kami kecil membikin kami tertinggal,” keluh Anos.

“Baik di Laut Banda, di tempat lain memang ikan itu tak ada KTP-nya, bisa kemana saja. Seandainya ia tak dicokok akan lari lari ke daerah lain, ke Australia. Butuh inisiatif masyarakat jadi nelayan besar. Pemerintah punya program untuk itu, menterinya senantiasa tenggelamkan kapal asing supaya tak curi ikan,” kata JK.

“Pemerintah telah siapkan bantuan kapal. Perbankan juga bantu dan juga dibutuhkan upaya mengelola sebaiknya. Jadi hal itu tentu sungguh-sungguh menunjang masyarakat dengan bagus. Berapapun ikan tak ditangkap ia akan mati sendiri atau lari ke tempat lain,” tambah JK. Tuna Loin Indonesia Manufacturer

Suharsih, salah satu kader Golkar dari Gorontalo juga mengeluhkan seputar terhambatnya pemekaran wilayah Gorontalo menjadi Daerah Otonom Baru (DOB). Namun JK menegaskan kepada Suharsih bahwa pemerintah belum bisa melanjutkan sejumlah rencana pemekaran itu lantaran memakan biaya cukup besar.

Baca juga: Partai Golkar Era Airlangga Pecah Telur Bupati Jombang Kena OTT

“Pembangunan sekarang bukan dijalankan kabupaten saja. Desa pun dapat anggaran. Pembangunan itu justru mengarah ke desa. Dana desa kian besar jadi anggaran juga semakin besar. Sekiranya perbanyak kabupaten itu bahkan banyak dananya. Kita moratorium makanya.” jelasnya.

“Berapapun biayanya habis untuk biaya birokrasi. Itu jadi pertimbangan kita tak mengizinkan, apalagi Gorontalo jikalau dibagi, makin kecil lagi itu kabupaten, karenanya 5 tahun terakhir tentu kita tidak harapkan ada kabupaten Baru supaya ongkos rutin negara tidak besar,” pungkasnya.

 

Sumber Referensi:

Politisi Golkar Hetifah Berharap Ada Transparansi Sumber Dana Kampaye dan Penggunaanya

Politisi Golkar Hetifah Berharap Ada Transparansi Sumber Dana Kampaye dan Penggunaanya

Sebentar lagi Indonesia akan diramaikan dengan peseta Pilkada 2018 dimana hadir para pemimpin baru di setiap daerah. Legislator Partai Golkar yakni Hetifah Sjaifudian angkat bicara mengenai penggunaan dana yang dipergunakan untuk kegiatan kampanye. Ia menegaskan apabila sistem transparansi serta akuntabilitas terhadap penggunaan dana kampanye sangatlah penting. Ia juga menyarankan agar setiap calon pemimpin yang maju dalam Pilkada mau menggunakan sistem tersebut agar semua dananya jelas akan lari kemana. Hal itu juga sesuai dengan aturan yang ada di Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 mengenai Pilkada. Di dalamnya berisi tentang peraturan apabila setiap pasangan calon di tiap daerah harus menggunakan dana kampanye secara transparan dan akuntabel berdasarkan dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.

Hetifah juga menambahkan jika seluruh penggunaan dan pembatasan dana kampanye telah diatur sedemikian rupa oleh regulasi dari KPU atau Komisi Permilihan Umum. Kemudian pencatatan serta penghitungannya dilakukan oleh para akuntan menggunakan software akuntansi modern. Salah satu contoh dari penghitungan transparansi dana kampanye yaitu seperti rapat umum yang menggunakan perhitungan jumlah peserta dikalikan frekwensi kegiatan, setelah itu dikalikan lagi dengan standar biaya di setiap daerahnya. Bagi pasangan calon yang ingin menggunakan konsultas, alat peraga kampanye, penyelenggaraan siding umum ataupun khusus telah memiliki biayanya masing-masing. Ia kembali menegaskan jika semuanya telah diatur dalam pasal 12 PKPU mengenai Dana Kampanye. Pembatasan tersebut nantinya ditetapkan oleh pihak KPUD Provinsi dan Kabupaten/ Kota dengan cara koordinasi dengan partai politik yang menyelenggarakan kegiatan kampanye. Ada hukuman jika sampai melanggar peraturan tersebut yaitu berupa pembatalan calon parpol di Pilkada.

Kemudian untuk proses audit setiap pasangan calon akan dilakukan oleh anggota KPU, tepatnya para akuntan menggunakan teknologi canggih software akuntansi. Menurut Hetifah sendiri, pembukuaan dana kampanye sudah dimulai sejak tanggal 15 Februari lalu. Dengan begitu, ia menyarankan agar semua calon menyiapkan dan membuat buku pencatatan seawal mungkin agar prosesnya dapat berjalan cepat dan lancar. Hal ini dikarenakan ada hukuman bagi peserta Pilkada yang telat mengumpulkan catatan dana tersebut yaitu pembatalan. Anggota Golkar sekaligus DPR RI ini juga menjelaskan mengenai pengertian serta tujuan sesungguhnya dari dana kampanye. Dana tersebut merupakan uang yang dipakai untuk keperluan membiayai kegiatan kampanye dari paslon atau pasangan calon. Kampanye sendiri meliputi banyak hal, seperti pertemuan terbatas, tatap muka, berdialog, debat public, pemasangan alat peraga, penyebaran bahan dan barang kampanye, pemasangan iklan di media massa dan lain sebagainya.

Asalan utama mengapa diberlakukannya sistem transparansi serta akuntansi ini adalah untuk mencegah tumbuhnya benih-benih tindakan korupsi dari para pasangan calon sekaligus partainya. ICW atau Indonesia Coorruption Watch sebagai pihak yang menentang korupsi mengungkapkan jika sumbangan atau dana kampanye dari pemilu dianggap mampu memicu terjadinya korupsi politik. Kemudian ICW juga menyatakan jika pendanaan kampannye berpotensi menimbulkan masalah serupa seperti pemilu emilihan capres dan cawapres. Misalnya saja penggunaan sumbangan lebih dari batasan maksimal dari 1 miliar menjadi 2,5 milyar dan dari 5 milyar bertambah jadi 25 milyar rupiah. Badan LSM anti korupsi tersebut sangat menyayangkan tidak dibuatnya argumentasi kuat dalam pembahasan UU Pemilu menanggapi kenaikan jumlah dana sumbangan kampanye. Padahal kasus tersebut malah akan membuat partai sekaligus para calonnya akan terpengaruh dengan pembiayaan besar ketimbang mendahulukan kepentingan rakyat Indonesia.

Sumber: https://kumparan.com/mandau-satu/hetifah-tekankan-transparansi penggunaan-dana-kampanye