Jakarta. Golkar Usung Jokowi Menang dengan 60 Persen Suara. Seperti yang diketahui, Partai Golkar telah mengusung Presiden Joko Widodo untuk maju sebagai calon Presiden dalam Pemilihan Uumum (Pemilu) 2019 mendatang. Terlebihnya, saat ditanya, Mereka pun mengklaim paling siap memenangkan kontes lima tahunan tersebut.

Golkar Usung Jokowi Menang dengan 60 Persen Suara
Golkar Usung Jokowi Menang dengan 60 Persen Suara

“Saya kira partai pertama di Indonesia yang paling siap untuk pemilu adalah Golkar. Karena sudah punya presiden, yang lainnya belum,” kata Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah 1 Partai Golkar, Nusron Wahid, di Hotel Peninsula, Jakarta Barat.

Nusron juga menjelaskan, bahwa Golkar akan memenangkan Jokowi untuk menjadi Presiden kembali di tahun 2019 itu.
“Pak Joko Widodo harus menang, minimal 60 persen,” kata Nusron.

Ia menegaskan, strategi yang ditawarkan oleh Partai Golkar untuk mewujudkan kemenangan itu adalah dengan melakukan pendekatan dan sosialisasi ke masyarakat. Salah satunya mereka akan menyiarkan keberhasilan pemerintah kabinet kerja Jokowi-JK.

“Melakukan konsolidasi mesin politik sampai ke RT dan RW dan kelurahan, serta membuat program-program yang menyentuh masyarakat secara langsung dan contohnya advokasi tentang ekonomi, advokasi tanah wakaf,” ujar Nusron.

Terlebihnya, Golkar sudah mendeklarasikan Jokowi sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Dukungan itu mereka sampaikan lewat forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar akhir Juli 2016 lalu.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Gelar Rapat Koordinasi Teknis, Golkar Targetkan Suara Sebanyak 120 Kursi. Berwilayah di Hotel Paninsula, Jakarta Barat, Dewan Pimpinan Partai (DPP) Partai Golkar menggelar agenda Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pada pemenangan pemilu wilayah Indonesia satu.

Gelar Rapat Koordinasi Teknis, Golkar Targetkan Suara Sebanyak 120 Kursi
Gelar Rapat Koordinasi Teknis, Golkar Targetkan Suara Sebanyak 120 Kursi

Seperti yang dikatakan oleh Nusron Wahid atau Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I DPP Golkar, ia mengatakan rapat menargetkan kemenangan pada pemilihan calon kepala daerah (pilkada).

“Dari empat pemilihan gubernur, dua provinsi kita optimis menang di DKI Jakarta dan Banten. Sementara untuk dua provinsi di Bangka Belitung dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) harus bekerja keras mencapai kemenangan,” kata Nurson.

Ia juga menegaskan, bahwa Partai Golkar akan menargetkan suara sebanyak 120 kursi atau 20 persen pada pemilihan legislatif dan Presiden tahun 2019 mendatang. Serta akan memenangkan suara di pemilihan di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Kita harus tambah 29 kursi,” ujarnya.

Kendati Demikian, Nusron juga mengatakan, DPP Golkar akan merumuskan Badan Saksi Nasional, karena selama ini menjadi kelemahan dari Partai Golkar itu sendiri.

“Bagaimana penguatan sistem dan saksi kita di TPS (tempat pemungutan suara), dan badan saksi ini akan kita simulasi,” ucap dia.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber