Aqiqah Sekjen Partai Golkar Idrus Marham Dihadiri Banyak Tokoh Nasional

Aqiqah Sekjen Partai Golkar Idrus Marham Dihadiri Banyak Tokoh Nasional

Sembari memberikan rekomendasi aqiqah kepada para kolega, Idrus Marham, sebagai sekretaris Jenderal DPP Golkar memperkenalkan ketua Golkar Makassar, yakni Farouk M Betta sebagai calon walikota Makassar. Farouk menjadi salah satu kader dari partai berlambang beringin ini yang sudah malang melintang di dunia politik tanah air dan menjadi salah satu kader terbaik yang memiliki dedikasi tinggi guna memajukan daerah Makassar sebagai salah satu daerah maju di Indonesia.

Dengan bangga, Idrus Marham beropini bahwa pemilihan Farouk sudah melalui mekanisme partai yang benar dimana banyak pertimbangan yang dilakukan oleh partai Golkar sebelum memutuskannya. Selain berbicara mengenai peluang partainya dalam pemilihan walikota Makassar, Idrus Marham juga bercerita mengenai rekomendasi aqiqah yang ia pilih dalam penyelenggaraan aqiqah anaknya tersebut.

Rekomendasi Aqiqah dan Peluang Golkar dalam Pilkada

Aqiqah di Jakarta Timur

Acara aqiqah tersebut terselenggara sebagai rasa syukur dari keluarga Idrus Marham atas kelahiran anak mereka. Sebagaimana perintah dalam agama Islam yang memerintahkan untuk menyelenggarakan aqiqah, keluarga Idrus Marham pun menghelat acara tersebut di kediamannya. Idrus banyak bercerita mengenai rekomendasi aqiqah yang ia pilih dengan kualitas terbaik.

Di sela obrolan tentang politik, Idrus Marham bercerita bagaimana ia menghelat acara aqiqah tersebut sebagai wujud syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan kepada keluarganya. Tidak hanya itu, sembari memberikan rekomendasi aqiqah aqiqah, Idrus Marham juga melayani dan menyalami tamu yang datang silih berganti.

Dihadiri Tokoh Nasional

Acara aqiqah tersebut bukan hanya merupakan acara kebersamaan semata. Di samping adanya obrolan mengenai rekomendasi aqiqah yang dipilih oleh Idrus, sebagai sekjen dari Golkar, obrolan dalam kunjungan mereka tidak lepas dari aroma politik. Terlebih, waktu penyelenggaraan aqiqah tersebut berdekatan dengan persiapan pilkada dimana partai Golkar juga turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi tersebut.

Oleh karena itu, acara aqiqah tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh nasional yang memiliki nama besar dan beberapa kader partai golkar. Adapun beberapa tokoh nasional yang datang ke acara aqiqah dari keluarga Idrus Marham adalah Dedi Mulyadi, yang merupakan Bupati Purwakarta, Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo, dan beberapa kolega seperti Setya Novanto, Abu Rizal Bakrie, Fachri Hamzah, dan lainnya hingga ketua MUI Ma’ruf Amin. Tentu, obrolan mereka diselingi pula dengan berita mengenai rekomendasi aqiqah.

Membaca Peluang Golkar

Dalam kesempatan tersebut, disela berbicara terkait rekomendasi aqiqah, nuansa politik memang cukup kental terjalin diantara tamu yang datang. Idrus berulang kali mengenalkan Farouk atau Aru sebagai calon walikota Makassar. Tidak hanya itu, Idrus juga mengenalkan Dedi Mulyadi sebagai salah satu calon gubernur di Jawa Barat yang di dukung oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Persiapan menjelang pilkada memang tampak hangat dibicarakan di acara tersebut meskipun notabene acara tersebut adalah syukuran keluarga untuk kelahiran anak dari Idrus Marham. Para tamu membahas rekomendasi aqiqah dan peluang partai Golkar pada pilkada yang akan dilalui mendatang. Dengan kondisi politik yang semakin panas di dalam negeri, para tokoh Golkar dan nasional tersebut mengamini bahwa perlu diadakan konsolidasi secara matang agar gerak partai lebih terfokus.

Hingga akhir acara, tampak obrolan antar tokoh nasional tersebut berlangsung dengan hangat dan menarik. Pada acara tersebut, terlihat keakraban yang terjalin antara masing-masing tokoh nasional meskipun mereka sering terlibat dalam pembicaraan yang serius dan cenderung panas. Obrolan mereka juga tampak renyah terlebih ketika Idrus Marham berkelakar mengenai rekomendasi aqiqah yang ia pilih dalam acaranya.

Sumber: http://fajaronline.co.id/2017/08/06/hadiri-akikah-anak-idrus-marham-aru-dikenalkan-sebagai-calon-walikota-makassar

http://www.ahloulbait.com/category/rekomendasi/

Jakarta. Usung Ambang Batas Parlemen, Golkar Tingkatkan 7 Sampai 10 Persen. Seperti yang dikatakan oleh Idrus Marham atau Sekretaris Jenderal Partai Golkar, ia mengungkapkan bahwa partainya akan mengusulkan ambang batas parlemen dalam revisi Undang-Undang Pemilu sebesar 7 hingga 10 persen. Angka tersebut dianggap relevan dengan pemikiran Golkar soal perlunya konsolidasi demokrasi.

Usung Ambang Batas Parlemen, Golkar Tingkatkan 7 Sampai 10 Persen
Usung Ambang Batas Parlemen, Golkar Tingkatkan 7 Sampai 10 Persen

“UU penyelenggaraan pemilu ini harus berorientasi pada konsolidasi demokrasi dan penguatan sistem presidensial. Maka konsekuensinya berorientasi pada penyederhanaan sistem kepartaian. Sehingga parliamentary treshold kita tingkatkan, mau tidak mau,” kata Idrus di Jakarta.

Idrus menjelaskan lagi, bahwa saat ini ada dua cara berpikir dalam konteks RUU Pemilu yaitu berpikir untuk mendapatkan kursi atau berpikir membentuk sebuah format yang ideal. Setelah reformasi, sudah saatnya berpikir bagaimana format ideal.

“Kita juga tidak ingin setelah reformasi, setiap pemilu kita sibuk melakukan perubahan yang dipikirkan hanya kepentingan kelompok, tidak berorientasi pada pembentukan format politik ideal. Ideal itu sistem yang memberikan satu penguatan terhadap sistem presidensial. Itu yang kita inginkan. Sekaligus mendorong konsolidasi demokrasi,” kata Idrus.

Menurutnya, dengan penguatan sistem presidensial, check and balances atau sistem pengawasan belum tentu akan berkurang.

Sebelumnya pada Pemilu 2014 lalu, ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen. Hasilnya, 10 partai lolos ke DPR. Sementara dua partai yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak lolos.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Keyakinan Idrus Agar Partai Lain Memahami Keputusan Golkar. Seperti yang di jelaskan oleh Idrus Marham atau Sekretaris Jenderal Partai Golkar, ia meyakini fraksi-fraksi yang ada di DPR akan memahami dan saling menghargai apa yang menjadi keputusan sesama partai politik khususnya terkait pergantian ketua DPR.

Keyakinan Idrus Agar Partai Lain Memahami Keputusan Golkar
Keyakinan Idrus Agar Partai Lain Memahami Keputusan Golkar

“Paket fraksi dalam UU MD3 dan tata tertib jelas, sehingga kami yakin teman-teman di partai politik dan fraksi sebagai mitra kami pasti akan pahami dan saling menghargai sesama partai politik,” kata Idrus di gedung DPR, Jakarta.

Ia mengatakan tidak dalam posisi untuk mengomunikasikan pergantian ketua DPR dengan fraksi-fraksi yang ada di DPR. Ia hanya meyakini para anggota DPR pasti memahami aturan yang ada.

“Kami bertemu dengan Pak Surya Paloh, Bu Megawati, Pak Zulkifli Hasan dan melakukan komunikasi dengan prinsip saling menghargai,” ujar Idrus.

Sebelumnya, DPP Partai Golkar telah secara bulat dan aklamasi akan melakukan pergantian ketua DPR dari Ade Komarudin kembali kepada Setya Novanto. Terkait keputusan ini, Partai Golkar telah mengirim surat kepada Fraksi Golkar di DPR dan pimpinan DPR.

Demikian Brita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Golkar Perjuangkan Jabatan Terhormat Untuk Akom. Idrus Marham atau yang dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar, memastikan akan memperjuangkan jabatan yang tak kalah terhormatnya dari Ketua DPR untuk Ade Komarudin (Akom).

Golkar Perjuangkan Jabatan Terhormat Untuk Akom
Golkar Perjuangkan Jabatan Terhormat Untuk Akom

Kebijakan Partai Golkar yang diterima Akom dengan lapang dada, dengan siap meninggalkan posisi Ketua DPR, menjadi pertimbangan tersendiri.

“Saya secara pribadi teman Akom dan saya tahu Akom. Dengan sikap penerimaan Akom terhadap kebijakan partai dan sikap legowo, itu menjadi modal politik saudara Akom yang harus dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh oleh Golkar tentang proyeksi posisi yang akan kita perjuangan dan ditempatkan ke depan,” kata Idrus di gedung DPR, Jakarta.

Idrus menjelaskan, banyak posisi yang tidak kalah terhormatnya dengan ketua DPR. Apalagi Akom selama ini menunjukkan dedikasi, kemampuan, dan sikap kenegarawanannya.

“Kan banyak proyeksi. Banyak, nanti semua itu akan diputuskan di DPP Partai Golkar. Tidak etis kalau saya mengatakan jadi ini, jadi ini, jadi ini. Tapi yang pasti, selaku sekjen saya akan habis-habisaan memperjuangkan Akom,” kata Idrus.

Tidak hanya itu, Idrus juga mengatakan bahwa DPP Golkar juga akan tetap melakukan pembicaraan dengan Akom. Misalnya ketika ada posisi yang dipertimbangkan, tapi Akom tidak merasa nyaman maka akan dicari hingga ditemukan kesepakatan yang bersama.

“Itu janji saya secara pribadi. Dan tentu ini menjadi keputusan DPP Partai Golkar,” kata Idrus.

Sebelumnya, DPP Partai Golkar telah secara bulat dan aklamasi akan melakukan pergantian ketua DPR dari Ade Komarudin kembali kepada Setya Novanto. Terkait keputusan ini, Partai Golkar telah mengirim surat kepada Fraksi Golkar di DPR dan Pimpinan DPR.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Golkar Siapkan AMPG Untuk Mengawal Pilkada Serentak 2017. Seperti yang diketahui, DPP atau (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar menyiapkan satuan yang tergabung dalam Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) untuk mengawal pelaksanaan Pilkada 2017 mendatang. Kelompok yang merupakan sayap Golkar juga disiapkan untuk mengawal Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam kampanye mendatang.

Golkar Siapkan AMPG Untuk Mengawal Pilkada Serentak 2017
Golkar Siapkan AMPG Untuk Mengawal Pilkada Serentak 2017

Idrus Marham atau Sekjen Partai Golkar menjelaskan, bahwa Golkar akan mengenalkan AMPG lebih mendalam kepada publik pada pekan depan. Barisan Partai Golkar ini akan defile atau melakukan parade pada Minggu 23 Oktober mendatang di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

“Nanti di sana kami sekaligus akan melakukan show of force, dalam rangka dukungan kami kepada calon Gubernur Ahok,” kata Idrus saat menghadiri Jambore Diklat Bela Negara dan Siaga Karya AMPG di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Terlebihnya, Idrus mengatakan bahwa program bela negara yang dibentuk Partai Golkar ini mungkin yang pertama kali dilakukan partai politik di seluruh Indonesia. Kelompok ini juga telah melakukan MoU dengan Kementerian Pertahanan.

“Selain membela negara, ini juga merupakan kaderisasi awal di tubuh Golkar untuk generasi muda,” ujar Idrus.
Untuk membangun solidaritas antaranggota, lanjut Idrus, pihaknya dalam lima tahun sekali melakukan jambore. Pada kegiatan itu, para anggota AMPG diajarkan untuk memahami prinsip dan arahan partai.

“Yang utama, kami ingin membuat mereka lebih dekat dan memahami rakyat, sesuai motto kami, suara Golkar, suara rakyat,” kata Idrus.

Demkian berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Kebijakan Wajib Golkar Dukung Penuh Jokowi di Pilpres 2019. Idus Marham atau yang biasa dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar, ia kembali menegaskan dukungan penuh partainya terhadap Presiden Joko Widodo untuk kembali maju dalam Pemilu Presiden 2019-2024. Terlebihnya Golkar juga telah menyiapkan berbagai strategi dan instruksi wajib pada kader untuk mengikuti kebijakan.

Kebijakan Wajib Golkar Dukung Penuh Jokowi di Pilpres 2019
Kebijakan Wajib Golkar Dukung Penuh Jokowi di Pilpres 2019

“Kami ingin kegiatan Partai Golkar daerah hingga ke pusat memasang foto Pak Jokowi sebagai calon Presiden 2019. Ini wajib. Ini langkah awal instruksi Golkar,” kata Idrus di sela Pertemuan Nasional I Legislatif dan Eksekutif Partai Golkar di Jakarta.

Idrus juga menjelaskan, untuk instruksi selanjutnya, semua kader Golkar harus mensosialisasikan visi-misi Jokowi dan semua program strategis pemerintah. “Intinya, DPP Golkar sangat berkepentingan agar seluruh program pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Idrus.

Selanjutnya, para kader wajib mensosialisasikan visi Partai Golkar 2045. Sehingga ada kesesuaian antara visi Partai Golkar dengan visi Presiden Jokowi, baik saat ini maupun ke depannya.

Idrus pun mengingatkan seluruh kader Golkar dari tingkat pusat hingga desa, agar menjaga soliditas dan menyatukan tekad untuk menjalankan dan mensosialisasikan program pemerintahan Jokowi, sebagai calon Presiden 2019.

“Insya Allah jika semua berjalan dengan baik, Jokowi akan terpilih kembali sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Maka DPP Golkar instruksikan semua tahapan untuk dilaksanakan,” tegas Idrus.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Idrus Harap Syahrul Yasin Limpo Tak Pindah Partai. Seperti yang diketahui, Syahrul Yasin Limpo tidak lagi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPD) I Sulawesi Selatan dan digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Nurdin Halid.

Idrus Harap Syahrul Yasin Limpo Tak Pindah Partai
Idrus Harap Syahrul Yasin Limpo Tak Pindah Partai

Idrus Marham atau yang di anggap sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengatakan, bahwa Syahrul Yasin Limpo tidak akan berpaling hati ke partai lain. Meskipun Syahrul tak menjadi pengurus di wilayah tersebut.

“Saya tidak yakin beliau akan kemana-mana. Saya punya keyakinan beliau tetap di Golkar,” kata Idrus Marham di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

Idrus menjelaskan lagi, bahwa Syahrul Yasin Limpo telah banyak berkiprah dan berkontribusi serta memberikan prestasi di partai Golkar itu sendiri. “Karena itu sebagai kader militan,” katanya.

Untuk kedepannya, Idrus enggan menjelaskan lebih detail apakah nantinya Syahrul Yasin Limpo akan menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar atau tidak.

“Saya kira, itu yang saya katakan itu persoalan tindak lanjut. Cuma memang kalau kita bawa ke sini masih Gubernur,” katanya.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber