Media
JAKARTA - Tudingan Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan bahwa ada parpol menunggangi kasus wisma atlet membuat Partai Golkar meradang.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menuding Ramadhan asal bicara dan memperkeruh situasi politik nasional. "Saya kira Ramadhan Pohan harus mengintrospeksi diri secara serius. Sudah berkali-kali asal bunyi dan memperkeruh situasi politik," kata Doli, Jumat (27/1/2012)
Partai Golkar tidak memiliki kompetensi untuk memperkeruh partai lain. Sebab, masih banyak urusan partai Golkar yang harus diurusi.
"Kami tidak punya waktu untuk mengurus parpol lain, mubazir rasanya. Urusan parpol kami saja sekarang sudah nomor dua setelah urusan kepentingan negara dan rakyat. Apalagi urus partai orang lain," jelasnya.
Lebih jauh ia mengatakan, dalam suasana yang tidak kondusif seperti saat ini, ia meminta agar partai politik dapat menyelesaikan persoalan di internal partai masing-masing.
"Hendaknya kita tidak menambah beban kerjaan baru dengan membawa masalah internal rumah tangga masing-masing parpol ke ranah publik," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, kekisruhan internal Partai Demokrat disinyalisasi ada yang menunggangi. Ada yang bermain untuk menghancurkan citra partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. []
Sumber: Inilah.com