Media

 
Aburizal: Rakyat Masih Mencintai Golkar
Ditulis oleh Redaksi 6. September 2010 - 11:16

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan, kemenangan Partai Golkar di sejumlah pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di wilayah Sumatera bukti bahwa rakyat masih mencintai Partai Golkar. Dari 16 pilkada tingkat II di wilayah Sumatera, 50 persen dimenangkan calon yang diusung Partai Golkar.

Saat menghadiri pelantikan Bupati Musi Rawas terpilih, Ridwan Mukti dan wakilnya Hendra Gunawan, di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (5/9), Aburizal memuji kemenangan kader Partai Golkar itu untuk kedua kalinya pada pemilihan Bupati-Wabup Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Sementara itu, dalam acara silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Golkar dengan alim ulama, tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda se-Sumatera Utara di Medan, Sabtu (4/9), Aburizl Bakrie juga menyatakan terima kasihnya atas kerja keras para kader Partai Golkar.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua kader Golkar yang berjuang keras dengan segala keterbatasannya memenangi pemilukada di daerah masing-masing. Tapi peran para ulama, seperti tuan-tuan syekh, cukup banyak membantu memenangkan calon dari Golkar," katanya.

Bagi partai, kemenangan calon yang diusung Partai Golkar untuk menyejahterakan rakyat. "Jadi jangan sampai nanti bupati-bupati dan wali kota memanfaatkan kedudukannya untuk kepentingan pribadi. Saya harapkan itu jangan terjadi. Tapi lakukanlah untuk kepentingan rakyat," katanya.

Secara nasional, menurut Aburizal, pilkada yang dilaksanakan kurang lebih di 170 daerah, 50 persen dimenangi calon dari Golkar. Menurut dia, calon Partai Golkar yang biasanya sulit untuk menang dalam pilkada, seperti di Jawa Timur, saat ini bisa unggul.

"Dari 16 pilkada yang sudah dilaksanakan di Jatim, ternyata 10 di antaranya dapat dimenangi calon Partai Golkar," katanya.

Kendati demikian, Partai Golkar, kata Aburizal, tidak boleh cepat bergembira. Sebab, ada survei yang menyebutkan jika pemilu dilaksanakan saat ini, hasil Partai Golkar belum menggembirakan. Partai Golkar dalam survei itu disebutkan berada di urutan ketiga.

"Karena itu, kita harus kerja keras lagi menarik hati rakyat agar pada tahun 2014 mau memilih Partai Golkar. Ini semua dapat terwujud jika kita, misalnya anggota DPR atau DPRD di daerah, bisa mengerjakan kehendak rakyat. Anggota-anggota DPR dan DPRD bisa menyuarakan apa kehendak rakyat," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sumatera Utara Syamsul Arifin mengatakan, acara silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie di Sumatera Utara merupakan rangkaian Safari Ramadhan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang dihadiri sekitar 1.000 alim ulama.

"Mereka (alim ulama-Red) selama ini mendoakan agar Partai Golkar tetap jaya dan memenangkan calon Partai Golkar dalam pilkada," ujar Syamsul.

Dalam sambutannya pada pelantikan bupati-wabup Musi Rawas, Aburizal mengatakan, Partai Golkar akan membela kadernya yang tersandung kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI).

"Kita harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Selagi belum ada keputusan hakim, Partai Golkar akan membela kadernya," katanya.

Jika nantinya para pengurus partai berlambang pohon beringin tersebut sudah memiliki kekuatan hukum, kata Aburizal, maka pihaknya akan melakukan pergantian.

Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pembelaan kepada para kadernya yang berjumlah sepuluh orang, yang saat ini sudah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda S Goeltom yang akhirnya terpilih menjadi DGS BI.

Seperti diberitakan, ratusan tokoh nasional dan daerah menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Musirawas Ridwan Mukti-Hendra Gunawan di gedung DPRD Musirawas, Sumsel, Minggu (5/9).

Tokoh yang terdiri dari polisi, pengusaha, dan pejabat negara tersebut membuat Gubernur Sumsel Alex Noerdin, yang melantik dan mengangkat sumpah bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada 5 Juni lalu, kaget.

"Saya salut dengan Pak Ridwan Mukti tamunya luar biasa, kalau saya sebut satu per satu bisa sangat panjang ini," katanya setelah membacakan Keputusan Mendagri No 131.16-490/2010 tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Bupati Mura, dan Keputusan Mendagri No 132.16-490/2010 tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Bupati Mura.

Tokoh nasional yang datang dalam Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Mura Srie Hernalini itu, antara lain Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Abdul Gafur, dan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar seperti Mahadi Sinambela, Rambe Kamarul Zaman, Netty Romas B Rianto, Titiek Soeharto, Musfihin Dahlan, Ricky Rachmadi, Pontjo Sutowo, Azhar Romli, Rina Fahmi Idris, Riswan Helmi Nasution, Djasri Marin, Andy Ida Nursanti, T Lusiantari Montil, dan Bambang Riadi Sugomo.

Kemudian anggota Fraksi Partai Golkar DPR Ade Komadurin, Azwir Dainy Tara, Endang Agustini Syarwan Hamid, Selina Gita, Josef Nae Soi, dan Chairuman Harahap.

Lalu, mantan Kepala BIN Hendropriyono, kalangan pengusaha Peter Sondakh, Tri Hanurita Sudwikatmono, mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, mantan Menkopin/Ketua Umum Dekopin Adi Sasono, Mayjen (Pur) Hanny dari Pindad, dan mantan anggota DPR Ali Mochtar Ngabalin,

Pelantikan dan pengangkatan sumpah itu berlangsung pukul 13.00 WIB, tiga jam terlambat dari jadwal yang ditentukan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan cuaca buruk yang mengganggu penerbangan rombongan Alex Noerdin dan tokoh nasional lainnya dari Jakarta.

Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan, bupati dan wakil bupati yang baru dilantik adalah milik masyarakat Musi Rawas, dan meminta agar bersatu memberikan dukungan demi suksesnya pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

"Wajar terjadi dinamika politik saat pemilukada, mari kita lupakan untuk bersama membangun daerah ini. Sejumlah pekerjaan seperti transisi pemindahan ibu kota serta menerbitkan pedoman pelaksanaan Mura harus dilakukan segera," kata Alex.

Gubernur juga meminta dukungan dari Mura dalam kaitan pelaksanaan SEA Games pada 11 September 2011 yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditutup Wapres Boediono. (Kardeni/Yon/ Tampubolon/Yudhiarma/*)

sumber: Suara Karya