Jakarta. Pengurus Golkar Namakan Setnov Akselerasi Kerja. Pada acara untuk menamakan pengurus baru partai Golkar Ketua Umum Partai Golkar sebagai kepengurusan Akselerasi Kerja di isi oleh 247 kader pilihan dan dipimpin oleh SEtya Novanto. Pada periode pengurusan itu, Setya Novanto menyampaikan hanya sekitar tiga tahun, dari 2016 – 2019‎.

Pengurus Golkar Namakan Setnov Akselerasi Kerja
Pengurus Golkar Namakan Setnov Akselerasi Kerja

“Saya berikan nama kepengurusan Partai Golkar ini sebagai kepengurusan akselerasi kerja, sehingga diharapkan para pengurus bisa bekerja dengan cepat dan terakselerasi menuju pilkada serentak dan Pemilu 2019,” ujar Setnov di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

‎Mantan Ketua DPR ini menjelaskan tentang menjabarkan penyusunan kepengurusan akselerasi kerja terdapat tujuh hal dasar yang harus di pertimbangan. Pertama berdasarkan tujuan rekonsiliasi sesuai tujuan munaslub Golkar. Karena itu, semua dilakukan secara proporsional sesuai aturan organisasi.

“Kedua, berdasarkan visi negara kesejahteraan, di mana implementasi kepengurusan tecermin dalam struktur dan pembidangan kerja,” ujar Setnov.

Penjelasan Setnov yang ketiga adalah sebagai atas dasar keinginan terwujudnya modernisasi dalam partai. Keempat, mencerminkan Indonesia, yakni kebinekaan baik dari sisi agama, suku, daerah dan etnis.

‎”Kelima atas dasar regenerasi, yakni dengan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda,” tutur dia.

Yang keenam, kata dia, berdasarkan keterwakilan perempuan. Sesuai amanat Undang-Undang Parpol, maka kepengurusan Golkar telah diisi sekurang-kurangnya 30 persen perempuan.

“Ketujuh, atas dasar prinsip the right man on the right place, maka jajaran pengurus disesuaikan dengan keahlian dan latar belakang yang dimiliki,” tegas Setya Novanto.

Hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar pertengahan Mei 2016 termasuk dengan Sejumlah nama yang masuk menjadi pengurus Partai Golkar periode 2016-2019. Di antaranya adalah, Ketua Umum Setya Novanto, Sekretaris Jenderal Idrus Marham, Ketua Harian Nurdin Halid.

Selain itu Ketua bidang Komunikasi Media Nurul Arifin, Koordinator bidang hukum dan keamanan Yorrys Raweyai, Koordinator bidang pemenangan pemilu Indonesia satu bagian Jawa dan Sumatera Nusron Wahid, Koordinator bidang pemenangan pemilu Indonesia dua bagian Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sulawesi Ahmad Hidayat.

Untuk di kalangan anggota dewan yakni adalah, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, dengan wakilnya Ade Komarudin, Theo L Sambuaga, Cicip Syarif Sutardjo dan sekretaris Fadel Muhammad, serta anggota sekretaris Priyo dan Hutomo Mandala Putra.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar BJ Habibie dengan wakil ketua Akbar Tandjung dan Luhut Binsar Pandjaitan serta anggota Ginandjar Kartasasmita, Fahmi Idris Utoyo Usman, dan Abdul Latief. Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, dengan wakil ketua Hajriyanto Thohari.

Demikian tentang berita Golkar hari ini.

Sumber

Setya Novanto Umumkan Susunan Pengurus Golkar Dari Berbagai Masukan

Jakarta. Setya Novanto Umumkan Susunan Pengurus Golkar Dari Berbagai Masukan. Ketum Golkar atau yang biasa disapa dengan Setnov menjelaskan struktur kepengurusan partai untuk periode 2016-2019. Terlebihnya untuk pengurus pusat partai Golkar tersebut akan ada masukan oleh 200 orang lebih.

“Ya nanti kita akan umumkan, diumumkan dan semuanya (kepengurusan Partai Golkar),” ujar Setya Novanto disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Setnov menjelaskan, untuk dalam menyusun struktur pengurus Partai Golkar yang baru telah meminta masukan-masukan dari berbagai pihak.

“Saya sudah minta Pak Idrus Marham (Sekjen partai) untuk mengevaluasi dan juga menanyakan kepada institusi-institusi kepada yang terkait dari MK maupun yang terkait untuk memberikan masukan-masukan mana yang boleh dan mana yang enggak,” papar Novanto.

Setnov juga menjelaskan struktur kepengurusan tersebut sudah melalui proses yang sangat baik yang dilakukan oleh Tim Formatur Partai Golkar.

Demikian tentang berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Pengumuman Setnov Untuk Susunan Pengurus DPP Partai Golkar. Penetapan Setya Novanto atau biasa disapa dengan Setnov sebagai Ketum Golgar dilakukan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di bali. Penetapan susunan kepengurusan Golkar dilakukan oleh Setnov pada siang hari di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Pengumuman Setnov Untuk Susunan Pengurus DPP Partai Golkar
Pengumuman Setnov Untuk Susunan Pengurus DPP Partai Golkar

“Iya hari ini pengumuman (pengurus),” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham saat dihubungi di Jakarta.‎

Seperti yang idrus katakan, pengumuman pengurus bakal digelar sekitar pukul 11.00 WIB. Meski demikian, Idrus enggan membeberkan formasi kepengurusan tersebut.

“Saya masih rapat. Nanti kira-kira pukul 11.00 WIB atau setengah 12,” ujar Idrus.‎

Tim Formatur dan KEtum Golkar Setya Novanto melakukan Kepengurusan Partai Golkar yang baru. Sementara sikap partai Golkar setelah Munaslub, menegaskan kembali dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Telebihnya untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Partai Golkar juga berencana kembali mencalonkan Jokowi untuk memimpin di periode kedua.

Demikian tentang Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Kewenangan Tim Formatur Untuk Kepengurusan Partai Golkar. Nama-nama yang masuk kepengurusan Partai Golkar mulai beredar. Menurut politikus Golkar Ahmadi Noor Supit, dari segi mekanisme, nama-nama itu adalah kewenangan tim formatur.

Kewenangan Tim Formatur Untuk Kepengurusan Partai Golkar
Kewenangan Tim Formatur Untuk Kepengurusan Partai Golkar

“Nah kalau soal personalia, itu tergantung selera formatur. Mau bikin Golkar berwibawa atau tidak, itu tergantung formatur. Itu tergantung selera,” kata Supit saat dihubungi.

Supit berharap partai berlambang pohon beringin ini mampu memberikan performance yang meyakinkan untuk rakyat. Hal itu nantinya akan terlihat dari susunan formatur.

“Termasuk dari personalianya. Kasih waktu mereka kerja,” ujar Supit.

Sementara, mengenai nama-nama tim sukses Ade Komarudin yang disebut tidak masuk ke daftar, menurutnya itu adalah konsekuensi dari pertarungan politik.

“Dalam politik biasa saja. Ada juga yang menang mengakomodir seperti janji saat kampanye. Itu tergantung mereka yang menang itu,” kata dia.

Seperti diketahui, Munaslub Golkar di Bali beberapa waktu lalu akhirnya memilih Setya Novanto sebagai ketua umum. Novanto bersama anggota tim formatur lain akan menyusun kepengurusan Golkar periode 2016-2019.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Penyelesaian Susunan Kepengurusan Golkar Oleh Pihak Idrus. Idrus Marham atau Sekretaris Jenderal Partai Golkar menjelaskan, pihaknya sudah merampungkan struktur kepengurusan partainya. Akan tetpai, terkait dengan hal ini saat ini format kepengurusan Golkar belum dapat dipublikasikan.

Penyelesaian Susunan Kepengurusan Golkar Oleh Pihak Idrus
Penyelesaian Susunan Kepengurusan Golkar Oleh Pihak Idrus

“Saya mendapat info kalau struktur kepengurusan sudah tahap final, beberapa hari lalu harmonisasi,” jelas Idrus seperti yang di lansir dari Liputan6.com.

Kepastian Idrus dalam seluruh kubu calon ketua umum masuk dalam kepengurusan Golkar.

“Sesuai dengan tujuan rekonsiliasi, maka tentu ada perwakilan-perwakilan seluruh caketum yang ada masuk ke pengurusan,” ujar Idrus.

Namun, ujar dia, seluruh kepentingan tidak dapat diakomodir. Karena jumlah pengurus sangat terbatas.

“Kalau semua diakomodir banyak sekali karena itu, apapun hasil formatur tidak bisa mengakomodir semua pihak,” lanjut dia.

Tidak hanya itu, Idrus juga menjelaskan, format kepengurusan yang beredar di publik belakangan ini tidak asli. Meski ada beberapa nama yang sesuai dengan format asli.

“Saya kira ada sebagian yang masuk,” tutur Idrus.

Dalam daftar kepengurusan yang beredar, ada beberapa nama yang bermasalah atau pun eks (mantan) narapidana.

Anggota Tim Formatur Nurdin Halid menanggapinya dengan santai dan mengatakan tidak ada masalah dengan hal itu. Selagi tak ada larangan, maka hal itu boleh-boleh saja dilakukan.

“(Eks napi masuk ke kepengurusan) Enggak ada larangan, tidak ada larangan kan? Orang yang pernah dipenjara jadi presiden aja bisa, apalagi cuma jadi pengurus Golkar,” ucap Nurdin.

Demikian tentang Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Umumkan Susunan Pengurus Baru Golkar Sebelum Ramadhan. Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar akan mengumumkan kepengurusan baru sebelum bulan suci Ramadan. Rencananya, pada 1 atau 2 Juni mendatang, mereka akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Umumkan Susunan Pengurus Baru Golkar Sebelum Ramadhan
Umumkan Susunan Pengurus Baru Golkar Sebelum Ramadhan

“Di situ akan diumumkan pengurus baru dan dilantik sebelum bulan puasa,” kata politikus Partai Golkar, Nurul Arifin, di PARA Syndicate, Tendean, Jakarta Selatan.

Menurut Nurul, dalam menyusun kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu, Dewan Pembina akan dilibatkan.
“Dewan Pembina Pak Ical [Aburizal Bakrie] dilibatkan, kemudian dari Dewan Pakar Bapak Agung Laksono dan Dewan Penasehat,” lanjut Nurul.

Terkait masalah adanya sebelas susunan pengurus Partai Golkar yang pernah tersandung masalah hukum di Tanah Air, Nurul tak banyak berkomentar. Dia mengklaim jika masalah sudah selesai.

“Masalah hukum yang dilaksanakan, kewajiban sudah dilaksanakan. Tidak ada lagi masalah hukum dan ketika kita mengurus kepengurusan tersebut sudah mengacu kepada konstitusi dan AD/ART yang ada di kita,” ujar mantan aktris nasional itu.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber

Jakarta. Setnov Yakin Partainya Bikin Pemerintahan Makin Kondusif. Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, yakin dukungan partainya ke pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat suasana perpolitikan semakin kondusif. Novanto menegaskan komitmennya mendukung pemerintahan saat ini.

Setnov Yakin Partainya Bikin Pemerintahan Makin Kondusif
Setnov Yakin Partainya Bikin Pemerintahan Makin Kondusif

“Pemerintah ini perlu suasana iklim yang baik,” kata Novanto, di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2016.
Menurut Novanto, saat ini Golkar akan fokus membentuk kepengurusan dulu. Apabila persoalan internal tuntas maka mereka bisa segera mengalihkan ke masalah bangsa.

“Kami sebagai Partai Golkar visi kenegaraan itu benar-benar menunjukkan kesamaan dengan pemerintah,” katanya lagi.
Novanto juga berharap dukungan Partai Golkar ke pemerintah membuat iklim investasi berjalan baik. Sehingga perekonomian bisa lebih baik.

“Kami harapkan bisa memberikan suatu kenyammanan bagi bangsa dan tentu kami harapkan dukungan pada pemerintah itu, dan pada partai-partai yang lain,” tutur dia.

Setya dan beberapa pengurus inti Golkar menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 24 Mei 2016. Turut ikut dalam pertemuan itu antara lain Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, Bendahara Umum Partai Golkar Robert Joppe Kardinal, dan Juru Bicara Partai Golkar, Nurul Arifin.

Demikian Berita Golkar hari ini.

Sumber